KORDANEWS – Petani semangka di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menerapkan metode penyemaian benih sebelum dipindahkan ke lahan tanam guna meningkatkan kualitas bibit dan menekan risiko kematian tanaman.
Penyemaian dilakukan menggunakan polibag berisi campuran tanah, kompos, dan arang sekam, sehingga perawatan bibit lebih mudah dan penggunaan benih lebih hemat. Untuk benih semangka nonbiji, dilakukan perlakuan khusus dengan menipiskan kulit benih agar proses perkecambahan lebih cepat.
Setelah direndam dalam air hangat bercampur fungisida, benih disemai dan dirawat hingga berumur 7–10 hari atau memiliki dua hingga tiga helai daun sebelum dipindahkan ke lahan. Menurut petani, metode ini memang lebih rumit, namun menghasilkan bibit yang lebih sehat dan memiliki peluang tumbuh lebih baik di lapangan.(Jml)















