KORDANEWS – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang terus bergerak aktif menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat. Kali ini, aksi kemanusiaan tersebut diwujudkan lewat kolaborasi apik bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palembang dalam menggelar donor darah massal, dengan target minimal 100 kantong darah.
Menariknya, gerakan ini tidak akan berhenti sebagai aksi sesaat. Ketua PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani, menegaskan bahwa kolaborasi bersama PGRI ini diproyeksikan menjadi agenda rutin setiap tiga bulan sekali.
”Kami berharap sosialisasi ini dapat menyasar seluruh jajaran pengurus PGRI dan semua guru di Kota Palembang. Dengan keterlibatan aktif para pendidik, kami optimistis akan ada peningkatan signifikan pada jumlah kantong darah yang didonorkan,” ujar Dewi.
Dikatakannya, kerja sama dengan berbagai organisasi seperti PGRI ini dinilai sangat krusial mengingat PMI Kota Palembang masih kerap mengalami defisit stok darah.
Lebih lanjut dikatakannya, saat ini ketersediaan di PMI baru mencapai kisaran 5.000 kantong darah.
Sementara itu, kebutuhan riil untuk memasok pasien-pasien di rumah sakit mencapai 7.000 kantong darah setiap bulannya.
Menurutnya, kegiatan ini membuat PMI Kota Palembang aktif melakukan kegiatan donor darah, untuk menutupi kekurangan sekitar 2.000 kantong darah.
“Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PGRI Kota Palembang atas support dan bantuannya untuk PMI Kota Palembang,” tutur Dewi.
Sementara Ketua PGRI Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan, kegiatan ini bermula dari informasi yang diterima dari Ketua PMI Kota Palembang mengenai kondisi ketersediaan darah.















