“Pas newborn ya, bulan-bulan pertama itu lumayan kerja keras lah. Karena sekarang kebetulan udah pakai suster jadi ya udah lebih tenang. Kalau awal dua bulan tuh nggak pakai suster jadi capek banget,” kenangnya.
Khawatir Wajah Anak Disalahgunakan AI
Selain mendampingi tumbuh kembang, Al Ghazali juga bersikap sangat protektif terhadap privasi anaknya. Hingga kini, ia dan Alyssa kompak belum mempublikasikan wajah Baby Soso di media sosial. Alasannya? Ia khawatir wajah anaknya disalahgunakan oleh teknologi kecerdasan buatan atau AI yang semakin canggih dan berisiko disalahgunakan oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Emang ada rasa worry, apalagi sekarang kan banyak orang-orang jahat takutnya di AI ah macem-macem. Lebih baik dijaga aja sih,” tegas Al.
Ia berjanji baru akan memperlihatkan wajah anaknya kelak jika Baby Soso sudah mulai mengerti dan “mengizinkan” sendiri untuk terekspos publik. “Nanti kalau udah pantes, tergantung anaknya maunya,” katanya.
Prioritas Keluarga di Atas Segalanya
Keputusan Al Ghazali untuk vakum sementara dari dunia hiburan ini menuai banyak pujian dari warganet. Di tengah kesibukan dunia hiburan yang padat, Al membuktikan bahwa bagi dirinya, keluarga — terutama tumbuh kembang anak — adalah prioritas utama yang tak boleh ditukar dengan apa pun.
Selama dua hingga tiga bulan ke depan, nama Al Ghazali memang tak akan banyak terlihat di lokasi syuting. Namun, ia justru sedang menjalani peran paling penting dalam hidupnya: peran sebagai ayah yang hadir penuh di setiap langkah pertumbuhan anaknya. Sebuah pilihan sederhana namun penuh makna mendalam — bahwa kehadiran seorang ayah jauh lebih berharga daripada sekadar kesuksesan karier.















