4. Lindungi Mata & Kulit — gunakan kacamata pelindung, hindari lensa kontak. Kenakan pakaian lengan panjang agar kulit tidak terkena abu langsung.
5. Basahi Abu Sebelum Dibersihkan — jangan disapu kering karena akan beterbangan. Semprot air ringan agar abu tidak beterbangan saat dibersihkan.
6. Perbanyak Minum Air Putih — membantu mengencerkan lendir di saluran napas dan memperlancar pengeluaran dahak.
7. Segera Bersihkan Diri Setelah dari Luar — ganti pakaian, cuci wajah dan tangan. Jangan biarkan abu terbawa ke dalam rumah.
🆘 Kapan Harus Segera ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika mengalami:
- Sesak napas yang makin memburuk dan tak membaik setelah istirahat
- Sulit berbicara karena kehabisan napas
- Bibir atau wajah tampak kebiruan
- Obat pereda asma tidak lagi berkhasiat
- Rasa tercekik atau dada terasa sangat berat
Intinya: Anggap abu vulkanik sebagai “debu tajam” yang dapat melukai paru-paru. Kuncinya: tetap di dalam, tutup rapat rumah, pakai masker N95 saat keluar, dan hindari aktivitas berat di luar. Jangan dianggap remeh — pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan.















