KORDANEWS – Pelabuhan Tanjung Api – Api (TAA) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang telah diidam-idamkan untuk menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) ditinjau Gubernur Sumsel H Herman Deru, Senin (12/11).
Dirinya mengungkapakan bahwa Proyek pelabuhan ini yang sudah dibangun lebih dari 10 tahun, hingga kini belum menunjukan hasil apapun untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, bahkan untuk masyarakat.
“Sampai saat ini Rp 5 perak pun belum ada yang dihasilkan pelabuhan ini untuk PAD,” ungkapnya.
Deru mengatakan untuk Pembangunan pelabuhan TAA yang belum menunjukan hasil ini telah menelan dana APBN sebesar 200 Miliar, ditambah lagi dana APBD yang dikeluarkan untuk pembangunan sejumlah pergudangannya.
“Jangan sampai karena tidak mempunyai keberanian fasilitas yang ada ini menjadi tidak termanfaatkan,” katanya.
Menurutnya, ada kendala yang dialami Pelabuhan TAA , yakni tingkat kedalaman yang kurang memenuhi syarat untuk kapal besar dapat merapat, kemudian juga panjang fasilitas sandar kapal yang dinilai masih kurang.















