Polsek IT I Palembang Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Nico

 

KORDANEWS — Polsek Ilir Timur I Palembang melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Nico Pratama (33) yang menyebabkan korban nya meninggal dunia dengan luka tusuk di dada dan di kepalak. Pada 12 April lalu.

 

Dalam rekonstruksi yang digelar Rabu (15/5/19) sekitar pukul 13.00 WIB di lokasi kejadian di Jalan Letnan Hadin RT 30 Kelurahan. 20 Ilir Kecamatan. Ilir Timur I. Petugas menghadir satu tersangka bernama Indra Setiawan (34) dan satu tersangka lagi Irham Januari yang masih daftar pencarian orang (DPO) di gantikan pera nya oleh anggota.

 

” Rekontruksi sendiri dilakukan sebanyak 15 adegan yang dilakukan oleh tersangka utama nya. Berawal korban datang ke kosan Afni menggunakan sepeda motor, ketika pelaku sedang bermain gitar berama satu teman nya di depan pagar kosan tersebut.

 

Tidak lama kemudian korban ke lantai dua untuk menumui seorang wanita, kemudia tidak lama mendengar suara letusan tembakan. Pelaku pun mencari suara tersebut korban pun keluar dan melarikan diri dan menabarak pelaku terjadilah keributan tersebut.

 

” Korban pun di keroyok oleh para pelaku sebanyak dua orang dengan di pukul dengan gitar di bagian kepalak, pelaku lari memintak bantu warga tidak ada orang korban terjatuh. Pelaku Indra pun langsung mengeluarkan pisau dan menusuk korban di bagian dada dan kepalak, korban pun meninggal dunia di lokasi kejadian.

 

Kapolsek Ilir Timur I Palembang Kompol Edy Rahmat mengatakan, rekontruksi untuk melengkap berkas pengadilan dan untuk mengetahui bagaimana pelaku menghabisi korban nya. Rekontruksi dilakukan langsung di lokasi kejadian biar kita tau bagaimana pelaku menghabis korbannya.

 

” Kita lihat sendiri pada adegan 13 korban di habisi dengan cara di di tusuk di bagian dada dan kepalak berulang kali di tusukan pelaku Indra kemudia Irhma memukul kepalanya menggunakan gitar nya. Kemudia korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkap Edy.

 

 

Menurut keterang Pelaku bahwa korban memilik dendam lama dengan korban nya kemudia kebutulan bertemu dan saat tu korban di habisi nya. Pelaku sendiri memiliki senjata api rakitan sebelum terjadi perkelahian memilik suara tembak dari kosan tersebut,” pungkasnya. (Dik).

 

Editor : Chandra.

No related post!

Leave a reply

Loading...