Home Sumsel Kejar Target Kekebalan Kelompok, Dinkes Sumsel Imbau Masyarakat Segera Vaksin COVID-19

Kejar Target Kekebalan Kelompok, Dinkes Sumsel Imbau Masyarakat Segera Vaksin COVID-19

Vial labelled "AstraZeneca COVID-19 Coronavirus Vaccine" and a broken syringe are seen in front of a displayed AstraZeneca logo in this illustration taken March 15, 2021. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

KORDANEWS — Dinas Kesehatan Sumatera Selatan mengimbau masyarakat yang belum melakukan vaksinasi untuk segera mendaftarkan agar target kekebalan kelompok atau herd immunity, di awal tahun 2022 mendatang dapat terealisasikan.

“Kami imbau warga yang belum vaksin, untuk segera mendaftar karena selain protokol kesehatan yang ketat, kekebalan tubuh bisa didapat dari vaksinasi,”
“ujar Kepala Dinkes Sumsel Lesty Nurainy, (24/11/2021).

Dirinya mengatakan hingga kini program vaksinasi terus digencarkan, dengan menggandeng berbagai institusi pemerintah, swasta maupun dengan mekanisme vaksin gotong royong.

“Langkah tersebut diharapkan bisa mengejar target kekebalan kelompok atau herd immunity, di awal tahun 2022 mendatang, kata dia.

Saat ini vaksinasi COVID-19 di Sumsel masih belum mendekati target, yaitu minimal 70 persen di akhir Desember 2021 mendatang.

Saat ini, capaian vaksinasi di Sumsel berada di separuh target atau 50.62 persen, dari target yang ditetapkan oleh pemerintah.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel pada 18 November 2021, 3,1 juta penduduk Sumsel telah menjalani penyuntikan vaksin dosis pertama, dari target sasaran 6,3 juta penduduk. Lalu, penyuntikan vaksin dosis kedua telah mencapai 1,8 juta penduduk.

Dirinya mengungkapkan daerah yang memiliki capaian vaksinasi tertinggi di Sumsel, yaitu kota Palembang dengan 72,41 persen untuk dosis pertama dan 53,22 persen pada dosis berikutnya.

Selain itu, ada enam daerah lain yang telah mencapai vaksinasi dosis pertama di atas 50 persen yaitu Prabumulih, Lubuklinggau, Pagaralam, Ogan Komering Ulu, Musi Banyuasin, Muara Enim dan Penukal Abab Lematang Ilir (Pali).

Lalu, 10 daerah sisanya realisasi vaksinasi dosis satu masih rendah atau di bawah 40 persen. Yakni, Ogan Komering Ulu Selatan, Empat Lawang, Lahat, Musi Rawas, Ogan Komering Ulu, Banyuasin, Ogan Ilir, Musi Rawas Utara, Ogan Komering Ilir, dan Musi Rawas.

Lesty meminta pemerintah daerah di Sumsel yang belum mencapai target, dapat lebih gencar melakukan vaksinasi COVID-19.

“Kami minta daerah lain lebih gencar lagi menjalankan vaksinasi, lakukan jemput bola agar masyarakat bersedia divaksin,” ungkapnya.

Hingga kini, lanjut Lesty, vaksinasi untuk tenaga kesehatan untuk dosis pertama di Sumsel, mencapai 123,11 persen, dosis kedua 117,91 persen dan dosis ketiga 85,6 persen. (Trq)

Editor : Admin

Tirto.ID
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here