Terkait penghargaan yang diterimanya, Dewa menilai anugerah itu sebagai amanah besar.
“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi pengingat bagi kami untuk terus berkhidmat dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara umara dan ulama dalam membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Sebagai wujud komitmen, Pemkot Palembang menjalankan sejumlah program keagamaan, seperti pemberian insentif bagi marbot masjid, jaminan sosial bagi ustadz dan ustadzah, hibah rumah ibadah, serta insentif untuk da’i dan da’iyah.
“Kami akan terus membuka ruang kerja sama dengan NU dan seluruh elemen umat demi mewujudkan Palembang yang sejahtera, berkeadilan, dan berkemajuan,” tegasnya.
Resepsi Satu Abad NU berlangsung khidmat dan dihadiri pengurus NU Sumatera Selatan, tokoh agama, unsur Forkopimda, serta masyarakat. Momentum ini sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai Islam moderat dan mendorong pembangunan berkelanjutan di Kota Palembang.



