KORDANEWS – Langkah awal era baru DC Universe (DCU) tampaknya harus menghadapi kerikil tajam di lini box office. Pimpinan DC Studios secara terbuka mengakui bahwa performa finansial film pahlawan super terbaru mereka, Supergirl, gagal memenuhi target pendapatan yang telah dipatok oleh pihak studio.
Meskipun film ini hadir dengan ekspektasi besar sebagai salah satu pilar pembuka linimasa baru DC, perolehan angka di bioskop global rupanya belum mampu mendongkrak target tinggi yang dipikul oleh karakter sepupu Superman tersebut.
Ekspektasi Tinggi yang Membentur Realita Pasar
Dalam keterangannya, bos DC Studios mengungkapkan bahwa persaingan ketat di bioskop global serta perubahan lanskap industri perfilman menjadi faktor utama di balik lesunya pendapatan film tersebut. Karakter Supergirl yang diharapkan mampu menarik massa dalam skala besar ternyata menghadapi tantangan berat dalam mengonversi popularitas menjadi angka penjualan tiket.
“Kami tahu film ini memiliki pendekatan cerita yang berani. Namun, dari sudut pandang bisnis murni, angka yang dihasilkan saat ini memang berada di bawah proyeksi awal kami,” ujar petinggi DC Studios tersebut.















