Menanggapi video yang viral tersebut, Kapolsek Kertapati AKP Hermansyah membenarkan bahwa pria yang terekam dalam video merupakan anggota Polsek Kertapati.
“Benar, itu anggota kami,” katanya saat dikonfirmasi.
Meski demikian, Hermansyah menegaskan berdasarkan hasil klarifikasi terhadap Aipda AS, tidak terjadi pemukulan sebagaimana narasi yang berkembang di media sosial.
Menurutnya, anggotanya hanya menegur korban yang sedang bermain layangan di tengah cuaca panas.
“Cuma menegur, tidak ada pemukulan. Hanya menepuk kepalanya saja,” ujarnya.
Hermansyah menambahkan, pihaknya telah berupaya mempertemukan Aipda AS dengan keluarga korban guna menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur mediasi. Namun, hingga kini upaya tersebut belum membuahkan hasil karena pihak keluarga belum bersedia bertemu.
“Kami sudah mencoba melakukan mediasi agar persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan, tetapi keluarga korban belum bersedia,” katanya.















