Sumsel

Melayat Rois Syuriah PWNU Sumsel KH. Dimyathi Dahlan, Herman Deru Merasa Kehilangan

×

Melayat Rois Syuriah PWNU Sumsel KH. Dimyathi Dahlan, Herman Deru Merasa Kehilangan

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS  – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri yasinan Almarhun KH. Dimyathi Dahlan. Beliau merupakan Rois Syuriah PWNU Sumsel dan pengasuh Pondok Pesantren Al- Falah di Desa Sumber Mulyo Kecamatan Buay Madang Kabupaten OKU Timur, Sabtu (6/4).

Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam sambutannya mengaku terkejut ketika diperjalanan mendapat kabar wafatnya Alm KH. Dimyathi Dahlan, saat itu pula spontan, dia katakannya merasakan sangat kehilangan tokoh kharismatik serta guru pembimbing baginya dan bagi masyarakat Provinsi Sumsel.

 

 

“Artinya kehilangan itu bukan Saya sendiri yang merasakan tapi kita semua, kita sebagai warga NU dan Saya juga sekaligus ketua ISNU, mengajak semua untuk bersama- sama meguatkan hati agar sepeninggal beliau NU tetap solit dan bersatu bahwa kita ini adalah ormas yang terbesar di Indonesia bahkan dunia,”ungkapnya.

 

 

Ia berharap, sepeninggalan KH. Dimyathi, Ponpes dan silaturahmi yang Ia bangun selama ini tetap terjaga seperti sediakala. Khususnyan Ponpes Al Falah yang tentu harus ada berkesinambungan. Sedangkan untuk keluarga, teman, sahabat, kerabat yang ditinggalkan, lanjut Herman Deru agar dapat lebih ikhlas dan jangan berlarut dalam kesedihan.

 

 

“ Jangan sampai nanti karena abah wafat kegiatan belajar dan mengajar terganggu. In Syaa Allah sudah cukup bekal abah menghadap sang ilahi. Saya minta apa yang sering didengungkan abah mengenai silaturahmi jangan sampai putu. pasantren ini harus tetap dijaga bahkan kalau bisa Pondok pesantren ini berkegiatan yang lebih dari apa yang dilakukan abah,” tuturnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *