Dalam kesempatan yang sama pula Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini menghimbau keluarga besar dari KH. Dimyathi Dahlan untuk tidak segan-segan menghubungi teman-teman abah, karena kalau tidak hal tersebut merupakan cikal dan bakal putusnya silaturahmi.
“Tugas kalian tidak segan-segan untuk mencari saudara-saudara abah, teman, sahabat dan kerabat abah. Kalau kalian tidakmencoba mencari itu maka inilah cikal bakal putusnya silaturahmi,” pungkasnya.
Sementara putra dari almarhum yakni Muhammad Qoiduzzuhad mengucapkan terimakasih atas perhatian Gubernur Sumse H. Herman Deru ditengah-tengah kesibukannya sebagai kepala daerah, masih menyempatkan hadir
Diakatakannya, KH. Dimyathi Dahlan menghembuskan nafas terakhirnya pada siang hari Jum’at pukul 09.15 menit meninggal dunia di Semarang, kesehatan KH. Dimyathi Dahlan memang sejak lima tahun terakhir menghidap penyakit jantung hipertensi.
“Ribuan terimakasih atas kedatangan Bapak Gubernur di pesantren Al-falah, bapak meninggal itu setelah sakit yang agak lama sekitar 5 tahun,” katanya.
Editor : Chandra















