Namun di satu sisi, bagi mereka yang pintar dan lebih sering menggunakan pikiran mereka menghadapi ancaman terkait dengan dampak negatif dari kurangnya beraktvitas secara fisik.
Para peneliti beranggapan bahwa kelompok pemikir lebih gemar untuk berpetualang dalam imajinasi dan pikiran mereka ketika tak melakukan kegiatan apapun, dibandingkan harus menggerakkan anggota tubuh.
McElroy mengatakan bahwa harus ada pendorong bagi kaum intelektual untuk melakukan lebih banyak aktivitas fisik. Meskipun demikian British Psychological Society menyebut bahwa kelompok intelektual umumnya akan lebih banyak terlibat dalam aktivitas fisik jika mereka punya kesadaran pribadi.
“Pada akhirnya, sebuah faktor penting yang lebih banyak membantu kelompok pemikir untuk menghadapi rendahnya aktivitas fisik mereka adalah kesadaran pribadi” tulis British Psychological Society.”Kesadaran kecenderungan menjadi kurang aktif, ditambah dengan kesadaran akibat dari kurang bergerak, akan membuat lebih banyak kelompok pemikir ini jadi lebih aktif di masa depan.”
editor.A.riyanto
sumber. CNN.com







