Citizen Lab memperkirakan sudah ada 45 negara yang menggunakan software Pegasus. Saudi Arabia, Bahrain, Meksiko, Maroko dan Kazakhstan disebut pernam memakai teknologi ini untuk memata-matai beberapa warga negaranya.
NSO mulai mendapat perhatian karena kasus Jamal Khashoggi, jurnalis yang terbunuh di kantor duta besar Arab Saudi di Turki. Omar Abdulaziz, teman Jamal Khashoggi, menuduh pemerintah Arab Saudi telah menguping pembicaraannya dengan Khashoggi dengan menggunakan spyware yang dibuat NSO Group.
Omar Abdulaziz telah menuntut NSO Group melanggar hukum internasional dengan menjual perangkat lunaknya kepada rezim yang menindas. Para peneliti di Citizen Lab percaya telepon Abdulaziz ditargetkan dengan spyware tingkat militeryang dikembangkan oleh NSO Group.
“Peretasan ponsel saya memainkan peran utama dalam apa yang terjadi pada Jamal, saya benar-benar minta maaf untuk mengatakan,” kata Abdulaziz. “Rasa bersalah itu membunuhku.”
NSO sendiri telah membantah keterlibatan dalam pelacakan jurnalis Saudi atau pembunuhannya.(Ist)
Editor :Jhon.W















